TETAP HANYA KAU TUAN
Saat itu hujan tidak terlalu lebat
Semua pohon masih terlihat hijau
Lampu rumah masih menyala
Semua tetap tertawa dan bercerita
Dengan pelan ku langkahkan kaki ku tuk keluar
Berharap disana kudapatkan kebahagiaan berbeda
Mata ku biarkan melihat ke sekitar
Otak ku biarkan berjinjit-jinjit
Tapi dengan susah payah
Disana tetap hanya kau tuan
Tidak bisa kurasakan angin
Tidak mampu ku ikut tertawa
Ku tahan fikiran ini
Tidak bisa!
Kau begitu melekat dalam ingatan
Kurasakan bahagia dan sakit yang bersamaan
Bela Lestari

Comments
Post a Comment