Skip to main content

Surat Kecil Untuk Tuhan

SURAT KECIL UNTUK TUHAN



Tuhan, hari ini Kau menunjukan ku sesuatu

Hal yang semua ku pertanyakan kini Kau memberiku jawaban

Ternyata begitu bodohnya aku selama ini

Begitu tidak bersyukurnya aku selama ini

Tuhan aku benar-benar berterimakasih kau telah membuatku ada di dunia ini

Kau memilihku untuk tetap ada karena Kau percaya aku adalah pemenangnya

Kau percaya aku adalah sosok yang kuat dan ceria

Dengan segala rahmat dan kemurahan Mu, Kau pilih aku manusia kecil ini untuk betarung di dunia fana 

Kehormatan yang tidak bisa di bandingi dengan apapun karena Kau telah memilihku sebagai ksatria

Aku tidak takut pada kejahatan, aku tidak takut pada kekecewaan

Kekecewaan datang sebagai pelajaran

Dan aku percaya Kau telah meletakan semua hal sesuai pada tempatnya

Segala sesuatu dalam hidup terjadi karena sebuah alasan

Ku lihat beberapa orang meninggal dan mereka tidak dapat melihat keindahan ini

Maka hari ini, Tuhan ingin ku katakan

"Terima kasih untuk sinar matahari"
"Terima kasih untuk hujan"

"Terima kasih atas sukacita"
"Terima kasih atas rasa sakit"

"Terima kasih atas kehilangan"

Ini hari yang indah


Comments

Popular posts from this blog

The Anxiety

  THE ANXIETY Beberapa orang mungkin sudah tahu tentang ini Tapi tidak semua orang faham tentang apa yang dirasakan ketika itu Bukan kita tidak dekat dengan Tuhan, bukan kita tidak melakukan ibadah Kita masih di dunia dan wajar jika kita memiliki penyakit duniawi karena kita masih tinggal dan hidup didalamnya Agar kalian tahu mari ku perjelas sedikit tentang hal ini Perasaan panik yang timbul secara tiba-tiba Tidak perduli sebahagia apa kita di satu  menit yang lalu rasa panik, cemas, sedih dan kecewa itu akan tiba tiba datang Datang seperti kita tidak pernah merasakan bahagia sebelumnya Kita mulai berfikir tentang banyak hal Kita mulai berimajinasi kalau dunia hari ini sangat jahat Kita mulai muak dengan semua orang yang ada di sekitar Saat ini benar-benar tidak bisa di kontrol maka dengan menyakiti badan lah yang bisa meringankannya Kadang aku remas pergelangan tanganku hingga memerah Kadang aku gigit jariku hingga mengeluarkan darah Kadang aku pukul kepalaku dengan harapan ...

KEPALA 27

 Haha kini kepala ini sudah 27 Bertingkah sudah berbekal pengalaman banyak Nyatanya TIdak pernah berubah seperti 20 tahun lalu Yang berbeda hanya rasa 20 tahun lalu seperti semua hari adalah pelangi dan mentari 27 ini pelangi seperti petir matahari seperti api Malam berganti siangpun seperti tidak berarti Ayo maen ? iya dulu sesenang itu  Sekarang ayo maen terjawab iya tetapi orang nya tidak disana Dulu beli barbie apa lagi Sekarang bagaimana besok agar tetap makan Semua memang akan dan pasti berlalu Seperti air penuh yang surut Baju baru yang kian lusuh Matahari yang diganti dengan bulan Tapi pada kenyataan nya adalah kita sudah tiba di masa ini Masa yang lebih banyak membutuhkan tenaga Masa yang lebih banyak mengeluarkan air mata Masa yang lebih banyak berkata "saya bisa melalui ini" Jika masa ini telah lewat Lalu kamu fikir apa setelahnya? Mungkinkah akan lebih baik dari ini? Atau duduk dan menunggu mati .